Di tempat ini, bapak
Rumah-rumah tingginya selangit
Jendela serba kaca
Bukan cendana atau kayu seadanya
Susunan besi dan baja
meng-angkasa
Bukan alang ilalang rajut tumbang rumah beta
Tanahnya ditutup batubata
Sekeliling jarang rindang
Mendiang teduh sudah lumpuh berganti tiang menjulang
Sepanjang jalan tuan-tuan berkuda terang
Hingga 'tak tampak kunang-kunang bermain riang
Tidak ada jeda-beda malam dan siang
Di kota ini, bapak
Beta pernah datang-pulang
Sedu-sedan serupa perang
Sekali menang berkali arang
Melanglang hari melunta waktu
Pilahpilah sampah harap berkah
Pundipundi mimpi cari rezeki
Beta jadi rasa mengerti
Berat sangat hidup sendiri
Dari sini, bapak
Dari jauh ranah rantau beta pandang bulan
Ada wajah bapak pucat pasi kejauhan
Deras keringat bapak bercucuran
Lelah letih badan bapak berpeluhan
Beta jadi rasa fahami
Berat sangat bapak besarkan beta
Maafkan beta, bapak
Pernah buang-buang uang bapak semaunya
Pergi pagi pulang pagi hura-hura narkoba
Tabungan bapak pakai tebus beta di penjara
Biaya sekolah beta guna foya-foya di plaza
Bapak ...
Itu cuma sebagian kecil beta punya salah
Bapak ...
Maaf!
Iwan Setiawan
Tgr, 23022016
Beta pernah datang-pulang
Sedu-sedan serupa perang
Sekali menang berkali arang
Melanglang hari melunta waktu
Pilahpilah sampah harap berkah
Pundipundi mimpi cari rezeki
Beta jadi rasa mengerti
Berat sangat hidup sendiri
Dari sini, bapak
Dari jauh ranah rantau beta pandang bulan
Ada wajah bapak pucat pasi kejauhan
Deras keringat bapak bercucuran
Lelah letih badan bapak berpeluhan
Beta jadi rasa fahami
Berat sangat bapak besarkan beta
Maafkan beta, bapak
Pernah buang-buang uang bapak semaunya
Pergi pagi pulang pagi hura-hura narkoba
Tabungan bapak pakai tebus beta di penjara
Biaya sekolah beta guna foya-foya di plaza
Bapak ...
Itu cuma sebagian kecil beta punya salah
Bapak ...
Maaf!
Iwan Setiawan
Tgr, 23022016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar